Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Desember 2016

Wajah Lebih Muda dan Cerah dengan Teknologi Gelombang Cahaya

Wajah Lebih Muda dan Cerah dengan Teknologi Gelombang Cahaya

Memiliki wajah kencang dan cerah meruapakan impian hampir semua wanita. Berbagai perawatan kecantikan dilakukan untuk mendapatkan wajah yang cantik sempurna. Hal ini juga terlihat dari semakin beragam klinik yang menyediakan perawatan wajah mulai dari bahan alami hingga berbasis teknologi mutakhir, salah satunya Klinik Miracle.


Miracle bukan pemain baru dalam dunia kecantikan. Klinik kecantikan ini sudah hadir selama 20 tahun. Salah satu perawatan terbaru yang ditawarkan yaitu Miracle Power 3D Rejuve dengan menggunakan teknologi gelombang cahaya.

Teknologi ini memungkinkan Anda mendapatkan hasil yang lebih mudah, dan cepa tanpa rasa sakit dan proses yang panjang. Teknologi ini membantu Anda yang berada pada zaman urban dengan segala kesibukan sehingga tidak memiliki waktu luang untuk memanjakan diri.

Dokter Estetika Ratna Widyaningsih

"Cara kerja perawatan unik ini menggunakan dua jenis panjang gelombang laser yang masing-masing menstimulasi lapisan kulit yang berbeda, bekerja dari lapisan kulit terluar hingga yang terdalam. Tidak meninggalkan bekas kemerahan ataupun rasa sakit," ungkap dr Ratna Widyaningsih, dokter kulit Miracle Clinic.

Wajah Lebih Muda dan Cerah dengan Teknologi Gelombang Cahaya

Saat melakukan perawatan kecantikan ini Anda akan menjalani tiga proses yang menghabiskan waktu tidak lebih dari 30 menit seperti berikut ini.

1. Smooth Liftin

Pada tahap awal ini dokter akan melakukan tahap laser non ablatif untuk pengencangan kulit dengan menggunakan proses bulkheating. Proses ini menstimulasi pertumbuhan kolagen baru. Pada saat perawatan Anda akan merasakan sedikit hangat namun tidak terlalu mengganggu. Waktu yang dibutuhkan untuk tahap ini berkisar 2 menit.

2. Frac3

Selanjutnya masuk ke tahap kedua menggunakan fractional laser berfungsi memaksimalkan pengencangan sehingga bermanfaat meremajakan dan memperbaiki tekstur kulit. Pada tahap ini Anda sudah mulai merasakan bagian wajar tertarik dan meregang. Saat perawatan Anda akan merasakan sedikit sakit seperti di tusuk jarum pelan.

3. Piano

Terakhir merupakan teknik laser unik yang menggunakan gelombang cahaya. Memberikan efek panas dari luar ke dalam lapisan kulit secara lebih aman dan cepat agar pengencangan wajah secara menyeluruh lebih sempurna.


Setelah ketiga langkah telah selesai, Anda akan diberikan masker untuk sentuhan akhir agar wajah lebih segar.

Jumat, 02 Desember 2016

Mainan Anak-Anak Ini Adopsi Teknologi Mobil Sungguhan

Actev Motors memproduksi go-kart Arrow yang dilengkapi dengan fitur anti kecelakaan dan digerakkan dengan motor listrik.

Teknologi mobil pintar ternyata juga merambah ke mainan anak-anak. Adalah Actev Motors, perusahaan teknologi yang berasal dari Silicon Valley, California, Amerika Serikat (AS), yang menciptakannya.


Actev Motors memproduksi go-kart untuk anak berusia 5-9 tahun yang digerakkan menggunakan motor listrik. Produk ini sendiri rencananya mulai dijual minggu ini. Demikian seperti yang dikutip dari Wall Street Journal.

Bukan hanya ramah lingkungan, mobil yang diberi nama Arrow juga terhitung `pintar`. Maksudnya, meski berukuran sangat kecil untuk ukuran orang dewasa, tapi go-kart ini dijejali oleh beragam fitur yang umumnya ada di mobil-mobil terkini.

Arrow dilengkapi dengan anti-collision system atau fitur anti tabrakan. Sebagaimana pada mobil-mobil premium, Arrow dilengkapi dengan sensor depan yang mendeteksi adanya rintangan, serta memicu rem secara otomatis jika dibutuhkan.

Menariknya lagi, go-kart ini berada di bawah kontrol penuh orangtua. Misalnya, motor listrik go-kart tidak akan bisa hidup sepanjang orangtua tidak mengaktifkannya melalui aplikasi. Walau begitu mode ini juga tetap bisa dinonaktifkan.

Terhubung melalui jaringan WiFi, kecepatan tertinggi Arrow bisa diatur oleh orangtua. Orangtua juga dapat mengubah gigi serta menekan rem darurat.


Laman resmi mereka, actevmotors.com, menyebut go-kart Arrow dibanderol dengan harga mulai dari US$ 999 atau setara Rp 13,4 juta.

Beginilah Wujud Sepeda Motor Terbang

Flike

Imajinasi kendaraan personal yang bisa mengudara bukan cuma sekadar konsep semata. Sebuah perusahaan bernama Flike berhasil mewujudkan sepeda motor udara, seperti apa?

Daripada sepeda motor, desainnya lebih mirip drone tapi dengan tiga baling-baling. Kendaraan ini pernah diperkenalkan pada publik dalam bentuk konsep pada 2014.

"Ada keterbataskan ukuran dalam teknologi drone. Kecil tentu saja bagus tapi tidak bisa diandalkan dalam mengangkut beban yang cukup atau orang," terang Flike.

Dijelaskan, Flike merupakan tricopter, yang dibangun menyerupai drone raksasa dengan tiga rotor. Dua motor listrik di depan dan satu di belakang.

Sayangnya, belum disebutkan spesifikasi konsep `motor terbang` ini. Tapi, sumber daya bisa berasal dari baterai yang kapasitasnya bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan mesin bakar yang diklaim sangat efisien.

Konfigurasi memungkinkan Flike bisa meluncur di udara dengan kecepatan yang dibatasi secara elektronik hingga 100 km per jam. Sementara ketingguannya dibatasi cuma 30 meter.

Berdasarkan foto di atas, terlihat bahwa tak ada uang kabin yang melindungi pengendara atau pilot.

Sejauh ini belum ada informasi kapan Flike ini dirilis begitu pula harganya. Gimana menurut Anda?

Bagaimana Cara Buat Motor Sebelum Ada Teknologi Canggih?

Perakitan sepeda motor tahun 1990an.

Dewasa ini, teknologi digunakan semaksimal mungkin untuk memproduksi apapun, termasuk kendaraan bermotor. Dengan mesin canggih dan besar, satu kendaraan bisa diproduksi hanya dalam waktu kurang dari satu menit. 

Tapi, pernahkah Anda bertanya, sebelum ada mesin-mesin itu, bagaimana kendaraan dibuat? Apakah hanya dengan tangan? Bagaimana caranya?

Sebuah video yang diunggah ke Youtube menjawab rasa penasaran itu. Video bisu berdurasi 10 menitan tersebut adalah proses pembuatan sepeda motor bermerek Rover Imperial, yang berasal dari Inggris, pada awal 1900-an. 

Dalam video itu, kita dapat melihat bahwa seluruh pekerjaan hampir dilakukan secara manual, hanya beberapa bagian yang dibantu mesin, itupun tidak signifikan. 

Video diawali dari pembuatan mesin dengan cara cor. Kemudian setelah itu seluruh bagian dipasang di tempatnya. Pengencangan juga dilakukan secara manual. Cara yang sederhana ini nampaknya membuat ukuran mesin berbeda satu sama lain. 

Tak hanya produksi, tahap uji jalan juga diperlihatkan. Di sini prosesnya mirip dengan uji jalan di masa sekarang. Ada uji jalan di tanjakan, hingga di kubangan air. Video diakhiri dengan salah seorang penguji jatuh tersungkur. 

Selama uji coba tidak pekerja ada mengenakan helm. Mereka berdua bahkan mengenakan jas seperti `orang kantoran`, lengkap dengan topi. Mungkin di zaman dulu memang belum ada standar keselamatan seperti sekarang.